• Home
  • Contact
    • Category
  • Shop
    • Shoesanity
    • Cuci-In
Diberdayakan oleh Blogger.
facebook instagram Email

Deryl Alfajri Angkuna


Halo semuanya. Kali ini saya akan menjelaskan serba serbi manusia, mulai dari pengertian, sifat, kebutuhan dan lain-lain. Sselamat membaca semuanya!

Pengertian Manusia

Sebagai manusia yang telah ada dari ratusan tahun yang lalu, semestinya kita tau apa arti kata manusia itu sendiri dan mengerti maksudnya, mungkin beberapa orang sudah mengetahuinya, tetapi disini saya akan menjelaskan kembali. Dikutip dari pengertiandefinisi.com, inilah Beberapa Pengertian Manusia menurut Para Ahli

Paula J. C. & Janet W. K.
Menurut Paula J. C. & Janet W. K. Manusia merupakan makhluk yang terbuka, bebas memilih makna di dalam setiap situasi, mengemban tanggung jawab atas setiap keputusan, yang hidup secara berkelanjutan, serta turut menyusun pola hubungan antar sesama dan unggul multidimensional dengan berbagai kemungkinan.

Omar Mohammad Al – Toumi Al – Syaibany
Menurut Omar Mohammad Al – Toumi Al – Syaibany, pengertian manusia adalah makhluk yang mulia. Masuia merupakan makhluk yang mampu berpikir, dan menusia merupakan makhluk 3 dimensi (yang terdiri dari badan, ruh, dan kemampuan berpikir / akal). Manusia di dalam proses tumbuh kembangnya dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu faktor keturunan dan faktor lingkungan.

Kees Bertens
Menurut Kees Bertens, manusia adalah setiap makhluk yang terdiri dari dua unsur yang satuannya tidak dapat dinyatakan dalam bentuk apapun.
Nicolaus D. & A. Sudiarja
Menurut Nicolaus D. & A. Sudiarja, manusia adalah bhineka, akan tetapi tunggal. Manusia disebut bhineka karena ia mempunyai jasmai dan rohani, sedangkan disebut tunggal karena hanya berupa satu benda / barang saja.
Sangat sulit mendefinisikan sifat manusia. Cara untuk memahami sifat-sifat manusia adalah dengan menganalisis kembali prinsip-prinsip dasar yang merupakan salah satu bagian dari pada manusia sendiri diantaranya:

Sifat Manusia

1. Manusia berbeda perilakunya karena kemampuannya tidak sama
Prinsip dasar kemampuan sangat penting diketahui untuk memahami mengapa seseorang berbuat dan berperilaku berbeda dengan yang lain. Perbedaan kemampuan bisa disebabkan oleh beragam alasan misalnya sejak lahir manusia ditakdirkan tidak sama kemampuannya.

2. Manusia mempunyai kebutuhan yang berbeda
Pada umumnya para ahli ilmu perilaku mengatakan bahwa manusia berperilaku karena didorong oleh serangkaian kebutuhan, sehingga menyebabkan seseorang berbuat untuk mencapainya sebagai suatu obyek atau hasil.

3. Orang berfikir tentang masa depan, dan membuat pilihan tentang bagaimana bertindak.
Kebutuhan-kebutuhan manusia dapat dipenuhi lewat perilakunya masing-masing. Dalam banyak hal seseorang dihadapkan pada sejumlah kebutuhan yang potensial harus dipenuhi lewat perilaku yang dipilihnya.

4. Seseorang memahami lingkungannya dalam hubungannya dengan masa lalu dan kebutuhannya.
Memahami lingkungan adalah suatu proses aktif, di mana seseorang mencoba membuat lingkungannya memiliki arti baginya. Proses yang aktif ini melibatkan seorang individu mengakui secara selektif aspek- aspek yang berbeda dari lingkungan, menilai apa yang dilihatnya dalam hubungannya dengan pengalaman masa lalu, dan mengevaluasi apa yang dialami dalam kaitannya dengan kebutuhan-kebutuhan dan nilai-nilainya.

5. Seseorang mempunyai reaksi-reaksi senang atau tidak senang (affective)
Manusia jarang bertindak netral mengenai sesuatu yang mereka ketahui dan alami, dan cenderung untuk mengevaluasi sesuatu tersebut dengan cara senang atau tidak senang. Perasaan senang dan tidak senang akan menjadikan seseorang berbuat berbeda dengan orang lain dalam menanggapi sesuatu hal.

6. Banyak faktor yang menentukan sikap dan perilaku seseorang
Perlaku seseorang ditentukan oleh banyak faktor, antara lain ; kemampuan, kebutuhan, pengharapan atau lingkungannya. Karenanya organisasi terkadang menemui kesulitan dalam menciptakan keadaan yang memimpin ke arah tercapainya efektivitas pelaksanaan kerja.

 Kebutuhan manusia merupakan keinginan manusia pada suatu barang ataupun jasa yang bisa untuk memenuhi kepuasan rohani dan jasmani demi kelangsungan hidupnya, Jika kebutuhan tersebut telah terpenuhi oleh manusia, maka bisa dikatakan manusia tersebut sudah mencapai kemakmuran.

Karena  itu, pengertian dari kemakmuran adalah di mana sebagian besar kebutuhannya sebagai manusia dapat terpenuhi.
Namun berbeda dengan kekayaan dengan kemakmuran yang memiliki arti sendiri.
Kemakmuran diartikan sebagai sebagian besar kebutuhan terpenuhi, sementara kekayaan merujuk kepada jumlah harta yang dimiliki seseorang.
Berikut adalah jenis jenis kebutuhan manusia
Seperti yang kita tahu, kebutuhan manusia itu tidak terbatas dan memiliki banyak ragam dan jenis yang berbeda.
Nahh, berikut beberapa jenis kebutuhan manusia yang sudah kita rangkum menjadi beberapa kelompok:

1. Kebutuhan Manusia Menurut Intensitasnya
Nah kebutuhan menurut Intensitasnya ini dibagi lagi menjadi 4 yaitu :

a. Kebutuhan Mutlak
Dari namanya saja sudah kebutuhan mutlak maka kebutuhan yang satu ini tidak bisa di ganggu gugat, karena jika kebutuhan mutlak saja tidak bisa terpenuhi oleh manusia, maka manusia tersebut tidak akan bisa bertahan hidup.
Contoh: makan dan minum

b. Kebutuhan Primer
kebutuhan manusia yang menginginkan hidup yang layak, layak dalam arti mempunyai tempat tinggal, pakaian dan tidak hanya mengandalkan hidup dari makan dan minum saja.
Contoh : Terdapat tiga macam kebutuhan primer, diantaranya adalah sebagai berikut:
Sandang, ialah pakaian. Fungsinya untuk melindungi tubuh manusia dari lingkurangan luar.
Pangan, ialah kebutuhan primer yang utama yakni makanan. Diperoleh dari pengolahan hewan ataupun tumbuhan.
Papan, ialah tempat tinggal atau rumah. Fungsinya sebagai tempat beraktivitas sekaligus tempat perlindungan.

c. Kebutuhan Sekunder
Kebutuhan yang muncul setelah kebutuhan primer dapat terpenuhi.
Kebutuhan sekunder pada seorang individu berbeda dengan individu yang lain, tergantung dengan keinginnan dan kemampuannya.
Contoh: skincare, make up, sepatu, kendaraan, telephone, dan yang lainnya.

d. Kebutuhan Tersier
kebutuhan yang muncul selepas kebutuhan primer dan sekunder dapat terpenuhi.
Kebutuhan tersier dapat berupa barang mewah atau barang yang befungsi sebagai hiburan atau memenuhi hobi si manusia tersebut.
Contoh: sofa, televisi, tas, atau yang lainnya.

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Seminar Nasional “Islamic Economic Instrument: The Right Way To Improve the Prosperous Humanity”



Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Beberapa waktu ini, marak sekali di lingkungan masyarakat kasus-kasus pelanggaran yang bersinggungan dengan Hak Asasi Manusia. Apa itu Hak Asasi Manusia? Hak Asasi Manusia merupakan hak-hak mendasar yang telah dimiliki oleh setiap manusia sebagai 'hadiah' dari Tuhan yang didapatkan sejak manusia lahir di dunia bahkan sejak dalam kandungan seorang ibu. 

Pengertian HAM juga terdapat pada UU No. 39 Tahun 1999, yaitu seperangkat hak yang melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. HAM merupakan anugerah dari Tuhan yang wajib dijunjung tinggi, dihormati, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Hak Asasi Manusia tidak boleh dan tidak bisa dipisahkan dari eksistensi manusia. 
Apabila hak asasi tersebut lepas dari manusia maka akan memberikan dampak kepada manusia yaitu manusia tersebut akan kehilangan martabat diri yang merupakan inti dari nilai kemanusiaan.
Hak Asasi Manusia dapat digolongkan menjadi enam macam yaitu
  1. Hak Asasi Pribadi (Personal Rights), contohnya kebebasan untuk memeluk, menjalankan agama serta kepercayaan yang diyakini oleh masing-masing, kebebasan untuk menyampaikan pendapat, dan kebebasan untuk ikut memilih dan ikut aktif dalam organisasi atau perkumpulan.
  2. Hak Asasi Ekonomi (Propertu Rights), contohnya kebebasan untuk mempunyai sesuatu, mempunyai dan mendapatkan pekerjaan yang layak, dan melakukan kegiatan jual beli.
  3. Hak Asasi Politik (Political Rights), contohnya memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan, mengikuti kegiatan pemerintahan, dan membuat dan mendirikan parpol dan organisasi politik.
  4. Hak Asasi Hukum (Legal Equality Rights), contohnya mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan, dan mendapatkan layanan dan perlindungan hukum.
  5. Hak Asasi Sosial Budaya (Social Culture Rights), contohnya mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat serta minat, dan menentukan, memilih, dan mendapat pendidikan.
  6. Hak Asasi Peradilan (Procedural Rights), contohnya mendapatkan pembelaan hukum di pengadilan dan diberlakukan sama atas penggeledahan, penangkapan, penahanan, dan penyelidikan di muka umum.

Hak Asasi Manusia memiliki beberapa ciri khusus yaitu tidak dapat dicabut, tidak dapat dibagi, hakiki, dan universal. Tidak dapat dicabut, maknanya hak asasi manusia tidak dapat dihilangkan atau diserahkan kepada orang lain
Tidak dapat dibagi, artinya setiap orang berhak mendapatkan haknya masing-masing entah dalam hal sipil, politik, ekonom, maupun sosial budaya. Hakiki, maknanya hak asasi manusia sudah ada sejak manusia lahir bahkan sejak dalam kandungan. Universal, maknanya hak asasi manusia berlaku untuk semua orang tanpa memandang status, suku, bangsa, gender, atau perbedaan yang lain.
Ada banyak Undang-Undang yang mengatur tentang HAM di Indonesia, yaitu
UUD 1945 Pasal 27, Hak asasi manusia untuk mendapatkan pekerjaan dan penghidupan layak.
UUD 1945 Pasal 28B, Hak setiap orang untuk membentuk keluarga melalui perkawinan yang sah, sesuai dengan hukum agamanya masing-masing dan disahkan oleh negara sesuai aturan yang berlaku.
UUD 1945 Pasal 28C, negara menjamin hak setiap warganya atas pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan manusia.
UUD 1945 Pasal 28D, hak atas pengakuan, jaminan, dan perlindungan hukum, hak untuk mendapatkan imbalan yang adil dalam hubungan kerja, hak untuk mendapatkan kesempatan yang sama dalam pemerintahan, dan hak yang sama dalam status kewarganegaraan.

Menurut saya penerapan UUD untuk kehidupan saat ini belum sempurna, karena masih banyak saja orang yang belum mendapatkan kehidupan yang layak, masih banyak juga anak anak yang belum mendapatkan pendidikan yang layak, intinya masih banyak orang orang yang belum sejahtera. Mungkin ini terjadi karena masih banyaknya orang yang serakah dan mementingkan dirinya sendiri.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

Mengenai Saya

Foto saya
Deryl Angkuna
Hallo, Saya mahasiswa Universitas Gunadarma. Blog ini akan berisikan seputar tugas - tugas perkuliahan saya
Lihat profil lengkapku

Ads

Categories

  • 1KA26 Ilmu Sosial Dasar
  • 2KA26 Ilmu Sosial Dasar
  • 3KA25 Jejaring Sosial dan Konten Kreatif
  • 3KA25 Konsep Data Mining

recent posts

Blog Archive

  • Maret 2022 (1)
  • Oktober 2021 (1)
  • Mei 2020 (1)
  • Maret 2020 (1)
  • Desember 2019 (1)
  • November 2019 (3)
  • Oktober 2019 (4)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates